
Laporan Perbandingan Kinerja Tahunan Pertama Menunjukkan Bahwa Meskipun Ada Kemajuan Teknologi, 63% Profesional Keamanan Fisik Tidak Terlibat dalam Strategi Keamanan Siber
Convergint, pemimpin global dalam integrasi sistem berbasis layanan, hari ini mengumumkan hasil Survei Pembandingan "Voice of the Customer" tahunan pertamanya, yang menunjukkan bahwa peran para profesional keamanan fisik semakin kompleks, dan kini menuntut keterampilan TI yang mendalam di bidang-bidang seperti keamanan siber dan komputasi awan. Survei tersebut menemukan bahwa 72% profesional keamanan fisik memperkirakan bahwa peran mereka dalam organisasi akan berubah dalam 1-2 tahun ke depan – dengan penekanan yang semakin besar pada teknologi yang sedang berkembang, termasuk kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, kredensial seluler, serta solusi otonom. Meningkatnya status keamanan fisik juga terlihat jelas. Memang, 35% responden survei menyatakan bahwa mereka melapor langsung kepada CEO atau eksekutif tingkat C lainnya, yang menunjukkan bagaimana keamanan fisik dan elektronik serta manajemen risiko kini menjadi hal yang penting secara organisasi dan strategis.
“Tidak diragukan lagi bahwa peran profesional keamanan fisik sedang berubah—konsep tradisional tentang ‘petugas keamanan’ sedang didefinisikan ulang; seiring dengan kemajuan peralatan dan kemampuan keamanan, pekerjaan ini menjadi semakin kompleks dan berorientasi pada teknologi,” kata Robert Van den Heuvel, Manajer Intelijen Bisnis di Convergint. “Para pemimpin bisnis harus memandang keamanan dan risiko secara holistik serta menghapus sekat-sekat yang ada antara sistem keamanan siber dan fisik—serta tim yang memimpinnya—untuk mendorong kolaborasi dan menjaga keselamatan karyawan serta aset mereka.”
Menyadari belum adanya perbandingan antarpeserta (peer-to-peer benchmarking) di industri keamanan fisik, Convergint Research & Insights menyelenggarakan Survei Perbandingan "Voice of the Customer" pertamanya pada akhir tahun 2022—dengan menganalisis informasi dari para profesional keamanan fisik tingkat senior di tingkat direktur dan wakil presiden, yang berasal dari lebih dari 70 organisasi terkemuka di berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan, jasa keuangan, pemerintahan, dan utilitas. Laporan ini memberikan wawasan mengenai struktur organisasi dan tenaga kerja, penganggaran dan pengadaan, serta tren dalam inovasi dan adopsi teknologi.
Temuan utama survei tersebut mengungkap beberapa peluang bagi tim keamanan di seluruh sektor industri, antara lain:
- Awan sangat penting: Lebih dari 51% responden di bidang keamanan melaporkan bahwa mereka belum sepenuhnya memahami strategi awan yang saat ini diterapkan oleh organisasi mereka. Pengelolaan awan harus menjadi prioritas utama bagi semua pemimpin keamanan, dan keterlibatan serta kolaborasi antara tim TI dan tim keamanan fisik harus dipercepat guna mengurangi kerentanan yang berasal dari perangkat awan.
- Keamanan siber tidak seharusnya hanya menjadi tanggung jawab tim TI: Hanya 4% tim keamanan fisik yang memimpin inisiatif keamanan siber di organisasi masing-masing, sementara 28% lainnya bekerja sama dengan tim TI. Sebanyak 63% responden menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak terlibat dalam urusan keamanan siber di organisasi mereka. Koordinasi antara tim TI dan tim keamanan fisik sangat penting untuk mencegah serangan terhadap kamera, sensor, dan perangkat penting lainnya.
- Mendefinisikan ROI untuk menunjukkan nilai bisnis: 44% responden survei menyebutkan bahwa fokus inovasi mereka adalah memanfaatkan data dan teknologi untuk menekan biaya tenaga kerja serta mengoptimalkan alur kerja dan proses—namun, sangat sedikit responden yang mampu menjelaskan bagaimana mereka mengukur keberhasilan proyek-proyek inovasi tersebut. Ada peluang bagi tim keamanan fisik untuk menunjukkan nilai bisnis yang lebih luas—mulai dari pembahasan mengenai ruang kantor dan aset properti, pemanfaatan ruang kantor, hingga memastikan lingkungan kerja yang aman.
“Lingkungan kerja telah mengalami perubahan drastis dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penekanan pada kesehatan dan keselamatan pun semakin besar,” kata Van den Heuvel. “Ini adalah momen penting bagi industri kami, mengingat data canggih yang dapat dikumpulkan dan dianalisis oleh sistem keamanan—keamanan fisik kini menjadi peran yang sangat teknis, yang berfokus pada pengelolaan sistem yang sangat kompleks. Dengan memberdayakan para profesional ini melalui pelatihan dan sumber daya yang tepat serta memprioritaskan kolaborasi lintas tim, sistem keamanan dapat memberikan nilai bisnis yang nyata, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.”
Tentang Convergint
Convergint adalah perusahaan integrator sistem global terkemuka di industri dengan nilai $2,0 miliar yang merancang, memasang, dan memberikan layanan pemeliharaan untuk sistem keamanan elektronik, keamanan siber, keselamatan kebakaran dan jiwa, otomatisasi gedung, serta sistem audio-visual. Terdaftar sebagai integrator sistem nomor 1 dalam Laporan Integrator Sistem Terbaik Majalah SDM selama 5 tahun terakhir, Convergint memimpin dengan lebih dari 9.000 karyawan dan lebih dari 185 lokasi di seluruh dunia. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Convergint, kunjungi www.convergint.com.